Peraturan yang mengharuskan para bikers menggunakan helm ber-Standar Nasional Indonesia (SNI) memang sangat baik.
Namun alangkah baiknya jika kebijakan itu juga diikuti oleh perbaikan infrastruktur pendukung transformasi seperti jalan raya.
Sebab percuma bila bikers menggunakan helm berstandar apa pun bila kualitas jalan yang buruk dan tidak memadai.
Hal itu dikemukakan oleh Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata ketika berbincang dengan detikOto, Kamis (9/7/2009).
"Peraturan itu sangat bagus, kami siap dukung. Tapi alangkah bagusnya bila hal tersebut paralel dengan perbaikan di sektor lain seperti jalan," papar Gunadi.
Jangan sampai dengan kondisi jalan yang memprihatinkan, jalan raya seolah menjadi neraka bagi para bikers.
"Karena bila jalanan rusak, jumlah pengendara yang kecelakaan pasti akan meningkat," jelasnya.
(sumber : Detik Oto)
Selengkapnya...
Helm SNI vs Jalan Rusak
Kerupuk Jengkol, ajiiiib...!!!!
Banyak orang menjauhi makanan yang satu ini lantaran baunya yang tak sedap. Bentuknya mungil, sederhana, berwarna putih kecoklatan tak menarik mata. Meski begitu tak sedikit yang merindukan si kriuk renyah yang rasanya enak ini!
Meskipun tak semua orang mengaku penyuka jengkol, ternyata ketika disodori sebungkus kerupuk dan emping jengkol tak banyak yang menolak bahkan sampai dibuatnya ketagihan. Tak heran karena kerupuk sederhana ini rasanya memang kriuk enak.
Seperti namanya kerupuk dan emping ini memang berbahan dasar utama jengkol. Untuk kerupuk jengkol biasanya terbuat dari jengkol yang dicampur bersama dengan tepung kanji. Bentuknya bundar dengan warna cokelat butek tak menarik mata dengan rasa jengkol yang tak begitu menyengat lagi. Sedangkan emping jengkol benar-benar terbuat dari jengkol yang dipipihkan dan dikeringkan lalu digoreng. Karena tidak dicampur dengan kanji maka rasa dan bentuknya mirip dengan emping.
Kerupuk maupun emping jengkol ini, mau dimakan begitu saja sebagai camilan atau sebagai teman nasi putih bersama lauk-pauk lainnya. Hmm... rasanya tetap sama enaknya. Tetapi jika dulu kerupuk jengkol banyak dijumpai, kini makanan ini dibilang langka alias sudah jarang didapat.
Nah, buat mereka yang kangen dan ingin bernostalgia dengan kerupuk dan emping jengkol, di beberapa rumah makan tradisional dan pasar-pasar biasanya kerupuk jengkol masih dapat ditemui.
(sumber : detikFood)
Selengkapnya...
Kerja Bakti

Pada tanggal 5 Juli 2009 kemarin, diadakan kegiatan kerja bakti seluruh warga Penghulu. membersihkan saluran air disekitar Penghulu, termasuk memperlancar aliran kali (sungai).
Tapi sayang tidak semua wrga terlibat dalam kegiatan ini. Seperti yang telah dikonfirmasi banyak warga yang telah memiliki kegiatan lain yang tidak bisa ditinggal.
-Foto-foto bisa dilihat di sebelah kanan-
Selengkapnya...
Kopi Mengurangi Risiko Stroke Pada Wanita?
Anda para wanita pecinta kopi? Ada berita bagus. Minum kopi 4 cangkir sehari ternyata justru bukan hanya membuat mata melek tetapi juga bisa mengurangi risiko terkena serangan stroke. Itulah hasil riset yang baru saja dilansir beberapa minggu lalu. Simak saja info kompletnya berikut ini!
Mengkonsumsi kopi secara teratur ternyata mampu mengurangi risiko terkena penyakit stroke pada wanita. Hasil penelitian ini telah di lansir di Circulation: Journal of the American Heart Association. Penelitian ini menunjukkan bahwa wanita yang meminum empat cangkir kopi per hari atau lebih ternyata telah mengurangi sekitar 20% risiko terserang stroke jika dibandingkan dengan wanita yang mengkonsumsi secangkir kopi dalam sebulan.
Minum 2 atau 3 cangkir kopi perhari mampu mengurangi risiko terkena stroke sebanyak 19%. Sedangkan kalau meminumnya sebanyak lima hingga tujuh kali dalam seminggu mampu mengurangi resikonya hingga 12%. Para peneliti telah mengumpulkan data dari 83.076 wanita yang ikut berpartisipasi dalam the Nurses Health Study. Penelitian mulai dilakukan sejak tahun 1980, para peserta tersebut tidak memiliki catatan kesehatan yang buruk. Contohnya tidak pernah mengalami stroke, serangan jantung, diabetes, dan juga kanker.
Setiap dua hingga empat tahun, para wanita tersebut mengisi kuisioner tentang frekuensi makanan diet mereka. Selama masa penelitian, dimana sudah berjalan kurang lebih 24 tahun terakhir tercatat 2280 wanita terserang stroke. Manfaat meminum kopi ini baru terasa hasilnya pada wanita yang tidak merokok dan memiliki catatan kesehatan yang sangat baik.
Bagi para wanita yang tidak merokok atau sudah stop kebiasaan tersebut, meminum empat cangkir kopi atau lebih dalam sehari ternyata mampu mengurangi risiko terserang stroke hingga 43%. Namun bagi para wanita yang merokok, meminum empat cangkir kopi atau lebih hanya mampu mengurangi risiko terserang stroke sebanyak 3%.
"Keuntungan meminum kopi yang sangat potensial ternyata tidak dapat mengimbangi efek merokok pada kesehatan," ujar Esther Lopez-Garcia, penulis pada proyek penelitian dan asisten professor pada pengobatan preventif Universidad Autonoma de Madrid, Spanyol.
Selain merokok, memiliki tekanan darah tinggi, diabetes, atau kolesterol yang cukup tinggi juga menetralkan efek meminum kopi. Manfaat kopi itu sendiri ternyata tidak datang dari kafein. Para peserta yang meminum teh dan minuman lain yang berkafein rendah tidak mengalami penurunan yang sama dalam risiko terserang stroke.
"Temuan ini mendukung hipotesa bahwa unsur lain yang terkandung dalam kopi selain kafein yang mungkin menjadi penyebab utama keuntungan yang sangat potensial dalam kopi guna mengurangi risiko terkena stroke," ujar Lopez-Gracia. "Antioksidan dalam kopi mengurangi peradangan dan juga memperbaiki fungsi pembuluh darah," tambahnya
"Efek positif dalam kopi hanya dapat dirasakan pada orang yang memiliki catatan kesehatan yang baik," terangnya. "Tapi kopi juga dapat memperburuk kondisi tubuh jika memang Anda memiliki catatan kesehatan yang buruk; seperti insomnia, sering merasa gelisah, darah tinggi, atau masalah dengan jantung. Kalau memang Anda memiliki catatan kesehatan yang kurang baik, sebaiknya Anda melakukan konsultasi lebih lanjut dengan dokter perihal efek sampingnya".
Dan dari data yang ada menunjukkan bahwa semua wanita harus tetap waspada dalam meperhatikan faktor-faktor yang mampu menyebabkan terjadinya stroke dalam diri mereka. Dengan meminum kopi bukan berarti membuat semua faktor pembawa itu menjadi hilang.
Nah, kalau Anda memang memiliki catatan kesehatan yang baik tak ada salahnya mencoba minum kopi yang hangat dan harum!
(sumber : DetikFood.com)
Selengkapnya...
Bakso Kuah Plus Singkong Renyah
Suasana asri di teras rumah gaya kolonial ini bagai menyeret kami menyusuri lorong waktu. Di sore yang semilir sepiring singkong goreng bawang yang mempur gurih dan wangi terasa sedap. Rasa gurihnya bagai berlomba dengan kuah bakso tulang iga yang hangat-hangat wangi. Sebuah jeda yang nyaman di sore hari yang bisa Anda coba sore ini!
Sore yang sedikit melelahkan sengaja ingin saya lewatkan dengan rencana mampir ke toko kue tradisional langganan saya. Saat melewati taman Ayodhya (bekas kawasan penjual bunga jalan Barito) saya sedikit kaget. Ternyata taman menjadi asri dengan air mancur dan pohon-pohon teduh. Sengaja pula saya mengitari bundaran taman itu sekali lagi untuk menikmati suasana baru yang asli.
Persis di belokan pertama dari jalan Barito, saya menemukan sebuah rumah kuno gaya lolonial yang asri. Berpilar putih bundar dengan jendela-jendela bercat putih menjulang tinggi. Halamannya luas, ditata asri dengan pot-pot tembaga besar berisi pakis, aglonema dan kuping gajah. Semuanya terasa sangat elok, bagai saya melihat bayangan rumah nenek saya di kota kelahiran saya.
Ternyata setelah saya cek ke tukang parkir, memang benar, rumah yang bertulisan 'Dapoer' itu sebuah restoran seperti dugaan saya. Melangkah ke teras depan berlantai marmer, sudah tampah beberapa meja diisi pengunjung yang sedang mengobrol santai.
Restoran ini memang menempati sebuah bagunan rumah tua yang terpelihara. Di bagian dalam terdapat furnitur masa colonial, kursi tamu, meja marmer panjang dengan kursi kayu lengkap dengan pernak-pernik hiasan lampu dan dinding dari zaman Belanda. Lagu 'Aryati' berirama keroncong yang mendayu-dayu menambah kental suasana colonial!
Daftar menu yang disodorkan, memberi sedikit pengantar soal kuliner Indonesia yang merupakan perpaduan kuliner Melayu, Cina, Belanda dan juga India. Maka jenis-jenis makanan pun dikategorikan berdasarkan pengaruh budaya tiap negera. Maka di samping iga bakar madu, oseng-oseng koyor, bobor pakis, nasi goreng kampoeng, bakmie goreng juga ada combro, poffertjes, dan pisang goreng.
Sore yang mendung dan sedikit dingin membuat saya memutuskan memesan sepiring singkong goreng bawang, dan bakso tulang iga. Minuman yang saya rasa paling pas adalah wedang teh jahe dan teh poci. Padahal saya juga tergiur dengan es cincau dan combro. Suasana rumah yang adem, lagu keroncong dan semilir angin bagai melemahkan syaraf-syaraf keletihan. Padahal di lantai dua resto dan di teras samping juga diwarnai suara celoteh pengunjung yang mengobrol dengan suara keras.
Semangkuk besar bakso sapi tulang iga dan sepiring singkong goreng bawang putih disajikan panas di hadapan saya. Uap bakso kuah langsung tercium gurih wangi. Sobekan pertama singkong goreng yang garing kecokelatan langsung masuk ke mulut saya. Tampilannya tak beda dengan singkong goreng abang gorengan. Hanya saja singkong yang mekar sampai terbuka panjang ini terasa sangat mempur, gurih empuk dengan aroma bawang putih yang wangi enak.
Bakso kuah dengan tulang iga sapi berdaging juga empuk, gurih dengan daging iga yang sangat lembut. Ini memandakan kaldu dan iga dimasak cukup lama. Hanya sayang mungkin apinya terlalu besar sehingga kaldu agak keruh. Hirupan pertama langsung terasa rasa dan aroma daging sapi yang sangat kuah.
Rasa gurih di mulut langsung saya bilas dengan wedang teh jahe yang tidak terlalu manis (karena memakai gula batu), panas dengan aroma hangat jahe. Wah, sebuah bilasan yang sangat pas. Teh tubruk yang disajikan dalam poci tanah liat bersama gula batu, benar-benar wangi semerbak. Nasgitel (panas legi kentel) khas Jawa!
Sepertinya memang saya harus mengulang kunjungan ke Dapoer. Tak sekedar membangkitkan kenangan akan rumah nenek tetapi juga sekedar menikmati rehat yang nyaman. Mungkin lain kali saya harus mencicipi botok meniran, oseng koyor dan sambal mangga muda yang sedap!
Dengan iringan lagu keroncong 'Sepasang Mata Bola' yang mengalun lembut sayapun melangkahkan kaki meninggalkan resto, kembali menyusuri Jakarta yang makin macet saat senja turun.
Dapoer Rasa Asli Tempo Doeloe
Jl. Lamandaoe III No.5
Mahakam - Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telpon: 021-7243286 ( dev / Odi )
Selengkapnya...
KISAH TIGA ORANG BERJANGGUT
(sumber : milis Haji Garuda oleh Kiki Sastrawiguna)
Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang ke rumah, dan ia melihat ada 3 orang pria berjanggut yang duduk di halaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua.
Wanita itu berkata, " Aku tidak mengenal Anda, tapi aku yakin Anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk ke dalam, aku pasti punya sesuatu untuk mengganjal perut. Pria berjanggut itu lalu balik bertanya, " Apakah suamimu sudah pulang ? " Wanita itu menjawab, " Belum, dia sedang keluar. " Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali ", kata pria itu.
Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang isteri menceritakan semua kejadian tadi. Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu ia berkata pada istrinya, " Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini. Wanita itu kemudian keluar dan mengundang mereka untuk masuk ke dalam ".
" Maaf, kami semua tak bisa masuk bersama-sama ", kata pria itu hampir bersamaan. " Lho, kenapa ?" tanya wanita itu karena merasa heran. Salah seorang pria itu berkata, " Nama dia Kekayaan," katanya sambil menunjuk seorang pria berjanggut di sebelahnya, " Sedangkan yang ini bernama Kesuksesan, sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk ke rumahmu ?"
Wanita itu kembali masuk ke dalam, dan memberitahu pesan pria di luar. Suaminyapun merasa heran. " Ohho ... menyenangkan sekali. Baiklah, kalau begitu, coba kamu ajak si Kekayaan masuk ke dalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan Kekayaan." Istrinya tak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, " Sayangku, kenapa kita tak mengundang si Kesuksesan saja? Sebab sepertinya kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen kebun kita."
Ternyata, anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk ke dalam rumah. " Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk ke dalam ? Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta." Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. " Baiklah, ajak masuk si Cinta ini ke dalam. Dan malam ini, Si Cinta menjadi teman santap malam kita."
Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada 3 pria itu. " Siapa diantara Anda yang bernama Cinta ? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini." Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah. Ohho .. ternyata, kedua pria berjanggut lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan si Kesuksesan " Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk ke dalam, tapi kenapa kamu ikut juga ?"
Kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. " Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena Anda mengundang si Cinta, maka, kemanapun Cinta pergi, kami akan ikut selalu bersamanya. Dimana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta."
" Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa melihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan, kepada jalan yang lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan. Saat kami menjalani hidup ini."
Selengkapnya...
Malam Pergantian Tahun
Perayaan malam Tahun Baru warga Penghulu dipusatkan di Lapangan Bulutangkis RT 01 (PB. Penghulu Community). Acara diisi dengan hiburan musik (live Band) , Syukuran, Do'a bersama. Tepat jam 00.00 dilakukan acara "fireworks" (kembang api), dan tutup dengan acara makan bersama.
"Acara ini memang sengaja dilaksanakan untuk menjalin persatuan, persaudaraan dan kerjasama antar warga Penghulu, khususnya RT 01 RW 09 - Jatiwaringin - Pondok Gede - Bekasi",tutur Bpk. Aan Hendrayana SE selaku Ketua RT 01.

